
Rapat Koordinasi Satuan Tugas Swasembada Pangan Provinsi Kepualuan Bangka Belitung
Jumat (6/12/2024) Kolaborasi sinergi percepatan swasembada pangan dilaksanakan Rapat Koordinasi Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung, yang dilaksanakan di Aula BSIP Bangka Belitung yang dihadiri oleh Pj. Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung Kepulauan Bangka Belitung (Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si), Danrem 045/Garuda Gaya (Brigjen TNI Safta Feryansyah, S.E., S.I.P., M.Han.), Wakil Koordinator Pelaksana Satgas (Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, S.I.P), Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov Bangka Belitung (Tri Wahyuni, SP., M.Sc), Direktur Polbangtan Yoma (Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt., M.P), Kepala BSIP Bangka Belitung (Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si), Kepala Dinas Pertanian se- Bangka Belitung, Dandim se-Bangka Belitung, Bhabinkamtibmas, Koordinator Penyuluh serta PPL se-Bangka Belitung.
Rapat dibuka oleh Kepala BBPSI Padi Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si, pada arahannya beliau menyampaikan bahwa terdapat 2 poin yang menjadi pokok bahasan rakor yaitu langkah strategis percepatan tanam dan optimasi pembentukan serta pendampingan Brigade Pangan. Hingga tanggal 5 Desember 2024, persentase tanam harian terhadap total target tanam harian di Kep. Bangka Belitung baru menyentuh angka 40,48% (<50%), "ujarnya.
Selanjutnya arahan dari Ketua Tim Pendamping, Direktur Polbangtan Yoma (Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt., M.P.) Beliau menyampaikan, konsep pengembangan Brigade Pangan yaitu dengan adanya pengelolaan sawah secara komunal dengan melibatkan kaum millenial yang terbuka dengan teknologi dan digitalisasi untuk mendukung pertanian modern. Sehingga kombinasi berbagai unsur baik petani eksisting, petani millennial dan unsur kelembagaan petani lainnya secara holistik dapat membentuk korporasi, tukasnya.
Arahan dari Wakil Ketua Koordinator Pelaksana (Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan) Beliau menyampaikan pentingnya sinergitas dan kolaborasi semua unsur terkait untuk memperlancar program swasembada pangan sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Harapannya, dengan adanya rakor semua undangan termasuk pendamping memahami Brigade Pangan dan langsung dapat segera eksekusi, "tambahnya.
Selanjutnya arahan dari Danrem 045/ Garuda Jaya Bapak (Brigjen TNI Safta Feryansyah, S.E., S.I.P., M.Han.) Beliau menyampaikan bahwa TNI sangat mendukung perwujudan swasembada pangan, dengan prinsip “Kita Boleh Lelah, tapi Tidak Boleh Menyerah”. Pada realisasinya, Brigade Pangan memiliki hak dan kewajiban sehingga sangat diperlukan kesungguhan untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan dan menjaga komunikasi yang baik agar setiap kendala dapat segera ditangani, ujarnya.